Blog resmi nformasi seputar Kabupaten Pasaman umumnya dan Budaya serta Pariwisata Kabupaten Pasaman khususnya. Diolah dan disadur oleh Uda dan Uni Kabupaten Pasaman.
Selasa, 11 November 2014
Jumat, 07 November 2014
This is Our Pasaman Tourism
1.
Museum
Imam Bonjol
Terletak
di jorong Ganggo Mudik ±20 Km dari Lubuk Sikaping dan ± 56 Km dari Bukittinggi.
Tuanku Imam Bonjol merupakan seorang Pahlawan Nasional yang berjuang pada perang
Paderi 1821-1837. Bangunan museum Tuanku Imam Bonjol terdiri dari 2 tingkat. Di
lantai bawah dapat dilihat kerajinan tangan dan terdapat literatur-literatur yang
berhubungan dengan perjuangan Tuanku Imam bonjol dan di tingkat atas terdapat
benda-benda bersejarah peninggalan Tuanku Imam Bonjol yang berhubungan dengan
perjuangan beliau memperjuangkan negeri ini dan dapat pula kita lihat berbagai
senjata yang dipergunakan pada waktu perang mulau yang tradisional seperti
panah, keris , pedang dan ketapel raksasa, sampai senjata api laras pendek dan
panjang. Sedangkan untuk senjata berat yang dipergunakan adalah meriam yang
terletak dirumah atau disekitar rumah penduduk yang keturunan Tuanku Imam
Bonjol.
Sejarah Kabupaten Pasaman
Pembentukan Kabupaten Pasaman
Pada zaman Belanda
Kabupaten Pasaman termasuk Afdeling Agam, afdeling ini dikepalai oleh seorang
asisten residen. Afdeling Agam terdiri atas 4 onder afdeling, yaitu :
1. Agam Tuo
2. Maninjau
3. Lubuk Sikaping
4. O p h i r
Setiap onder afdeling
dikepalai oleh
Sekilas Info Kabupaten Pasaman
Pasaman,
letaknya sangat strategis di jalur lintas Padang Medan ± 167 Km Utara Padang.
Pasaman diambil dari nama sebuah gunung dan sungai yang terdapat di Kabupaten
Pasaman, yaitu “ Gunung Pasaman” dan “ Batang Pasaman”. Kata “ Pasaman mempunyai
makna “ Persamaan” yang berarti kesepakatan dan kesamaan pendapat antara
golongan etnis penduduk yaitu Minangkabau dan Mandailing.
Kabupaten
Pasaman mempunyai luas
Langganan:
Postingan (Atom)

